Kenapa Pasangan Kekasih Persekusi Ini Trauma Berat !

Pasangan Kekasih Persekusi Ini Trauma Berat !

Pasangan kekasih korban persekusi di kecamatan cikupa, Tangerang Banten ini mengalami trauma berat. Ma, umur 20 tahun wanita ini terus menagis bahkan histeris saat di mintai keterangan di polresta Tangerang. Untuk memulihkan kondisi kejiwaan kedua korba ini mendatangkan psikiater. Jadi secara psikologis pada saat pemeriksaan kita sempat terhenti karena memang kondisi kejiwaan yang masih terganggu, Namun kami akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap korban secara perlahan ” ujar Kompol Wiwin Setiawan “.

Dari pemeriksaan kemarin sama tadi malam, Pisikologi pelaku sudah jauh membaik, Dan tidak teriak – teriak lagi terangnya. Polisi menetapkan enam tersangka dalam kasus main hakim sendiri ini terhadap pasangan ini, Yang di tuduh melakukan mesum di kawasan cikupa Tangerang ini. ( Main Permainan Online Yang Bisa Mendapatkan Keuntungan Ini Yuk )

Para pelaku memiliki peran yang berbeda dalam melakukan aksinya, Kapolres Tangerang, AKBP Sabilul alif mengatakan. Enam pelaku tersebut berinisial G, S, N, T , A, I. Sabilul menjelaskan, Para pelaku telah di tangkap oleh pihak kepolisian dan akan kami proses secepatnya karena telah main hakim sendiri.

Tidak berhenti pada enam pelaku tersebut, Menurut Kaplores Tangerang, AKBP Sabilul mengatakan pihak kepolisian masih akan terus menindak lanjuti kasus ini sampai mendapatkan beberapa orang lagi yang telah mencoba melakukan hakim sendiri. Aksi main hakim itu terjadi ketika sekelompok warga menggerebek kontrakan yang di swa MA di kampung Kadu RT 7, Rw 3, Sukamulya, Di Cikupa, Lataran Di tuduh berbuat mesum, R. Dan Ma Di paksa melepaskan pakaiannya dan di arak oleh warga keluar kontrakan dan R ( pelaku pria ) di pukuli hingga pelipis mata dan kepalanya mengalami luka yang cukup berat.

Seharusnya sebagai warga negara yang baik kita harus saling menjaga dan tidak langsung main hakim sendiri, Karena sudah ada peraturan dan undang – undang yang berlaku di negara kita. Hal seperti ini juga sudah sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia, Tidak sepantasnya warga di sekitar tempat itu melakukan pemukulan dan mengarak sepasang kekasih dalam keadaan terlanjang. Untuk itulah jika ada sesuatu yang terjadi lebih baik kita melapor ke pihak kepolisian agar bisa di tanganin secara hukum.